Walikota Melbourne Akhirnya Mundur Karena Tuduhan Pelecehan Seksual

Akhirnya Walikota Melbourne mengundurkan diri dari jabatannya setelah ia didera tuduhan melakukan tindakan pelecehan seksual pada 3 perempuan. Ia lah Robert Doyle (64) yang dituduh atara lain memegang payudara seorang teman sejawat kerjanya. Doyle sudah berulang kali membantah tuduhan itu dengan tegas.

Tuduhan Melecehkan 3 Perempuan

Politikus kawakan tersebut pasalnya sedang menjalani masa jabatan ketiga sebagai Walikota di kota yang paling besar di Australia tersebut akan tetapi terpaksa sekali dirinya harus mengundurkan diri. Doyle mengambil cuti pada bulan Desember 2017 lalu setelah seorang anggota dewan kota, Tessa Sullivan, mengundurkan diri juga dan menuduh bahwa Doyle telah meraba-rabanya dan ia melontarkan sesuatu yang tidak senonoh.

Dan masih ada 2 perempuan yang lainnya yakni salah satunya adalah anggota dewan kota juga dan kemudian mengajukan laporan resmi soal pelecehan yang dituduhkan kepada Doyle. Saat itu dirinya mengatakan ia sangat terkejut dengan tuduhan itu, yang dsebutkan sebagai sebuah tuduhan yang “amat menjijikan.”

Dan akhirnya pada hari Minggu kemarin (4/2) pihak pengacaranya yakni Nick Ruskin, mengatakan bahwa kliennya tetap menyatakan diri tidak bersalah dan tidak melakukan tindakan yang dituduhkan tersebut. “Ia menjalani masa yang ia rasa sangat tak sesuai dengan sifat keadilan, yakni bahwa beban pembuktian tak terletak di pembuktian kesalahan, namu pembuktian tidak bersalah,” kata Ruskin.

Doyle pun mengundurkan diri juga sebagai ketua sebuah perusahaan layanan kesehatan umum yakni Melbourne Health. Tuduhan-tuduhan tersebut bahkan sampai sekarang masih dalam penyidikan Dewan Kota Melbourne.

Tetap Menyangkal

Doyle dituduh telah melakukan pelecehan seksual pada rekan kerjanya dan juga perbuatan yang tidak senonoh. Namun Walikota Kota Melbourne, Australia itu tetap saja menyangkal perbuatan itu dilakukan oleh dirinya. Doyle menyatakan untuk mundur sementara waktu untuk penyelidikan independen atas tuduhan Judi Togel Hongkong yang dilayangkan pada dirinya ini.

Tessa Sullivan yang menjadi korban pelecehan seksual yang disangkakan pada Doyle pun sudah mengundurkan diri dari Pemkot Melbourne pada hari Jumat (2/2) pekan lalu. pemerintah Kota Melbourne juga membenarkan bahwa sudah meminta digelarnya penyelidian independen yang bakal dipimpin secara langsung oleh Dr. Ian Freckleton QC.

Doyle sudah menggambarkan tuduhan itu berkali-kali sebagai sebuah tuduhan yang “amat menjijikan”. Namun korban masih terus menuduhnya melakukan perbuatan itu. Tessa Sullivan adalah seorang pengacara, dan ia terpilih menjadi pejabat Melbourne City Council 1 tim bersama juga dengan Doyle, Sang Walikota.

“Keputuan saya untuk mengambil cuti tak boleh ditafsirkan sebagai konsesi atau pengakuan apapun,” ungkap Doyle dilansir dari Detiknews. Di tweetnya itu juga ia menambahkan, “Yang penting sekarang adalah berjalannya proses yang dan hak semua pihak yang mana terkait ditangani dengan hormat.”

Jackie Watts, councilor (pejabat) yang lainnya sudah menjadi pejabat Pemkot lebih dari 6 tahun. Dan hari Senin (5/2) ini ia mengatakan bahwa sebelumnya sudah pernah mengajukan laporan bullying yang mana dilakukan Doyle namun laporan tersebut tak ditindaklanjuti.

DrWatts, pada radio lokal mengatakan bahwa hubungan mereka sekarang “ramah dan juga professional.” ia mengatakan sudah berbicara dengan Tessa Sullivan via telepon dan juga menawarkan dukungannya. “Kami semua sangat terkejut dan tentunya Tessa sangat merasakannya,” ungkap Dr. Watts. “Saya pikir hal ini bakal menjadi saat yang amat sangat sulit baginya. Dibutuhkan wanita yang sangat berani untuk bicara terbuka seperti ini,” tukasnya.

Lini Belakang Arsenal Buruk, Arsenal Kalah 1-3

Kejuaraan Premier League berjalan dengan seru. Pada Rabu (31/1/2018) dini hari WIB di Liberty Stadium telah berlangsung pertandingan antara Arsenal dan Swansea City. Laga yang digelar di markas Swansea ini menimbulkan kesedihan dari pemain The Gunners. Hal itu karena mereka harus bertekuk lutut dengan nilai 1-3.

 

Arsenal Bertekuk Lutut Dari Swansea City 1-3

Pada babak pertama, Arsenal sempat unggul lebih dulu, karena Nacho Monreal berhasil menjebloskan gol di menit ke-33. Tapi hal itu tak berlangsung lama, karena satu menit kemudian, Swansea langsung membalas dendam melalui gol Sam Clucas.

 

Hasil yang sangat mengecewakan dalam pertandingan diakui Arsene Wenger, karena buruknya penampilan di lini belakang timnya. Dalam laga yang mendebarkan itu, Petr Cech melakukan kesalahan yang berakibat sangat fatal. Karena blunder yang dibuatnya, ternyata menjadi peluang emas bagi Jordan Ayew untuk melayangkan gol kedua bagi Swansea.

 

Tak sampai disitu, gol ketiga pun berawal tragis. Karena bermula dari kesalahan yang dilakukan Monreal untuk menghalau bola secara sempurna. Tidak lama kemudian, bola sudah direbut oleh Ayew dan sukses masuk zona pertahanan Arsenal untuk melenggang ke kotak penalti. Selanjutnya memberikan umpan untuk gol Sam Clucas. Gol-gol tersebut membuat Arsenal kian tersuruk-suruk untuk mengejar ketinggalan.

 

Seperti dikutip BBC, Arsene Wenger mengatakan, “Saya rasa kami sangat buruk dalam bertahan dan melakukan kesalahan besar. Lebih baik tidak bicara soal gol kedua dan ketiga.”

“Swansea lebih tajam, disiplin dan lapar. Sayangnya saya yakin kami tidak cukup bagus, saya percaya kami tidak cukup disiplin,” ujarnya.

“Saya tidak ingin bicara soal gol kedua dan ketiga,” tambah Conte.

 

Debut Henrikh Mkhitaryan Tak Berjalan Mulus

Di menit awal babak pertama, Swansea terlihat mendominasi dan lebih menyeramkan. Bahkan mereka 2 kali hampir membobol gawang Petr Cech melalui Jordan Ayew dan Alfie Mawson, namun gagal. Perjuangan Swansea belum usai, Ki Sung- Yueng dan Alfie Mawson nampak mengancam, sehingga membuat pemain Agen Poker Terbaik Arsenal harus berjuang keras.

 

Tak tinggal diam, The Gunners berbalik menunjukkan taringnya melalui tendangan kaki kiri yang diluncurkan Alex Iwobi. Tapi dengan sigap Lukasz Fabianski berhasil menjaga gawangnya. Terlihat di menit ke-33, Nacho Monreal mencetak nilai, yang membuat Arsenal unggul lebih dulu. Bek asal Spanyol itu meluncurkan gol, setelah memanfaatkan umpan dari Mesut Oezil.

 

Di menit ke-34 Sam Clucas membuat gol untuk menyamakan skor. Clucas yang bernomor punggung 17 menggunakan kaki kirinya saat menyambut umpan yang disodorkan Alfie Mawson. Dalam kunjungannya ke Liberty Stadium, Arsenal telah membawa Henrikh Mkhitaryan untuk memperkuat timnya. Tapi ternyata, pemain yang baru saja diboyong dari Manchester United ini hanya tampil menjadi pemain cadangan dan baru dapat bermain di babak kedua untuk menggantikan Mohamed Elneny.

 

Kekalahan yang terjadi ini, membuat The Gunners harus puas tidak beranjak dari posisi 6 klasemen, dengan peraihan 42 poin dari 25 pertandingan. Hanya berbeda 1 tingkat di bawah Tottenham, dengan selisih 2 poin. Namun, tertinggal cukup jauh dari Liverpool, yang ada di peringkat 4 besar, dengan perbedaan 8 angka. Sedangkan Swansea untuk sementara waktu, sudah melewati zona degradasi dan berdiri di urutan ke 17.

 

Susunan Pemain :

Swansea City (5-4-1) : Lukasz Fabianski, Kyle Naughton, Mike Van Der Hoorn, Alfie Mawson, Federico Fernandez, Nathan Dyer, Martin Olsson, Ki Sung- Yueng, Leroy Fer, Ayew dan Sam Clucas.

 

Arsenal : Petr Cech, Shkodran Mustafi, Hector Bellerin, Nacho Monreal, Laurent Koscielny, Mohamed Elneny, Aaron Ramsey, Mesut Oezil, Granit Xhaka, Alex Iwobi dan Alexandre Lacazette.