Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pasalnya melindungi warganya yang tak menggunakan masker dan tidak patuh terhadap protokol kesehatan selama pandemi  virus Corona ini berlangsung. razia tersebut digelar di pusat keramaian. Warga yang warga yang memakai dihukum dengan membaca Alquran. 

Warga Tak Kenakan Masker dihukum Baca Al-Quran

kebijakan ini pasalnya ditempuh oleh pemerintah Aceh togel walaupun Aceh tidak diperlakukan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. kepala bagian humas Aceh Tamiang seliana kita mengatakan bahwa Raja masker dimulai kemarin sampai dengan masa darurat Corona berakhir.

“ Iya benar ( warga yang tak menggunakan masker didenda dengan baca Alquran), baru kemarin dilaksanakan,” ungkap Agusliayana Devita ketika dikonfirmasi dilansir dari CNN Indonesia pada hari Rabu (6/5).

Sementara itu untuk warga non muslim yang terjaring razia tersebut tak akan dikenakan denda dengan membaca Alquran namun hanya diperingatkan saja supaya tetap menggunakan masker jika berada di luar rumah. “Hanya tetap dipanggil dan dimintai kedepannya untuk menggunakan masker,”  ujarnya lagi.

Menurut dirinya, sejauh ini masih banyak warga Aceh Tamiang yang masih Abay untuk menerapkan protokol kesehatan termasuk menggunakan masker.  padahal di Aceh Tamiang sendiri ada kasus positif karena.

Pemkab Aceh Tamiang tak hanya gelar razia saja mereka juga memberikan bantuan sebesar Rp.1 juta ar-razi warga yang pasalnya menjalani isolasi Mandiri. bantuan tersebut  langsung diantar ke rumah penerimanya. sampai saat ini sudah ada 4 pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona di Aceh Tamiang. dan ke-4 nya adalah santri pondok pesantren Al Fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur, yang pasalnya pulang kampung ke halamannya beberapa waktu yang lalu.

Santri Aceh yang dari Magetan Positif Corona Bertambah Banyak

Satu orang santri yang baru saja pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah Temboro, Magetan,  Jawa Timur, kembali terkonfirmasi positif virus korona pada hari Minggu (03/05).  sehingga total santri yang berasal dari Magetan yang telah positif virus Corona di Aceh berjumlah 3 orang dengan rincian 2 sembuh dan 1 masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA)  Banda Aceh. 

Kepala Dinas Kesehatan Aceh,  Hanif, membenarkan bahwa adanya penambahan pasien yang terkonfirmasi virus Corona. menurutnya hasil swab pasien baru saja keluar dari Balitbangkes Siron,di Aceh Besar. “ ya, Ya tambah satu lagi ( pasien positif virus Corona). Santri Magetan dari Aceh Tamiang,” ujarnya ketika dikonfirmasi dan dikutip dari CNN Indonesia.

Saat ini pasien tersebut sedang dirawat di RSUZA. pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona sekarang ini berada di ruang isolasi rumah sakit.  pada mulanya pasien ketika tiba diri Aceh dilakukan rapid test dan hasilnya positif sehingga pasien langsung dibawa ke rumah sakit rujukan. “Mereka sudah di RSZUA. setelah hasil rapid test positif mereka diisolasi di sana,”  ungkap wakil direktur pelayanan RSZUA, dr.Endang. 

Dengan demikian secara komulatif pasien post D korona di Aceh menjadi 12 orang dengan rincian 10 orang sembuh, 1 masih dirawat, dan satu yang lainnya meninggal dunia. Sedangkan jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) di Aceh berjumlah 1.911  sampai hari Minggu (03/05).Kemudian jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) adalah 90 orang dengan rincian 83 sudah selesai pemantauan, 6 orang masih dirawat dan 1 orang meninggal dunia. Saat ini Aceh masih menetapkan Peraturan pemakaian masker guna menambah penyebaran virus Corona.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *