Film Spider-Woman; Menunggu Waktu yang Tepat Untuk Rilis

Film Spider-Woman; Menunggu Waktu yang Tepat Untuk Rilis

Peter Parker dari Marvel Cinematic Universe mungkin dalam kondisi yang tidak terlalu baik karena ulah Thanos, tetapi pihak Sony saat ini cukup sibuk merilis film yang berpusat pada karakter lain tapi masih dalam lingkup Spider-Verse (dunia spider) yakni film Venom dan Spider-Man: Into the Spider-Verse. Keduanya akan segera hadir di bioskop Amerika sebelum akhir tahun. Kini, rencana pembuatan film Spider-Woman yang dikenal dengan Spider-Gwen sepertinya akan segera dikerjakan.

Spider-Gwen Fokus ke Jalan Cerita Animasi

Spider-Gwen adalah karakter yang ada di buku komik dan baru berusia empat tahun. Tapi, dia telah mendapatkan hati penggemarnya. Salah satu sebabnya, mungkin karena kostumnya yang sangat cantik danmemiliki popularitas tersendiri di kalangan cosplayer dan penggemar seni komik. Karakter yang diciptakan oleh Jason Latour dan Robbi Rodriguez, memulai debutnya di rak-rak buku komik pada tahun 2014 selama acara crossover Marvel Spider-Verse sepanjang tahun.

Seperti kita ketahui jika Spider-Man yang diperankan oleh Peter Parker memiliki jalan cerita cinta dengan Gwen Stacy yang menjadi pacarnya. Sedangkan, Spider-Gwen sendiri (walaupun memiliki kesamaan nama) berasal dari alam semesta yang berbeda, disebut dengan istilah Earth-65. Dia juga digigit oleh laba-laba radioaktif. Gwen Stacy sendiri, di dalam film Spider-Man terbunuh saat sng pahlawan berusaha menyelamatkannya dari Green Goblin.

Gwen memiliki karakter remaja yang sangat kental sehingga cocok dengan generasi saat ini. Dengan nama Mary Janes, dia memainkan peran sebagai drummer band punk dengan teman-temannya. Itu yang dia lakukan untuk menjaga rahasia identitas superheronya bandar togel sebagai “Spider-Woman”. Film ini digadang-gadang akan membangun basis fans yang cukup kuat sehingga bisa bertahan.

Ya, sebelumnya film dengan karakter Spider-Woman sudah pernah tayang tapi sayangnya tidak mendapatkan antusiasme yang tinggi dari penggemar. Ada Jessica Drew di tahun 70-an dan Mayday Parker / Spider-Girl pada akhir tahun 90-an. Tetapi Spider-Gwen sendiri dianggap lebih unik sehingga dia dapat mendominasi karakter wanita di alam semesta Spider-Verse.

Dunia Sekitar Spider-Gwen

Di dalam film Spider-Man: Into the Spider-Verse, Spider-Verse Miles Morales ini berpusat di pada seorang Peter Parker yang berpengalaman sebagaimana kita kenal dengan sangat baik yang kemudian berada di alam semesta Miles dan berperan sebagai mentornya. Spider-Gwen dapat memiliki spin-off dan memperkenalkan alam semesta yang sama sekali berbeda dari yang sudah kita kenal.

Cerita asal Gwen dimulai karena kematian salah satu karakter yang paling dicintai di dunia, dimana penonton sudah memiliki keterikatan dengan karakter ini dan dapat merasakan tidak ada lagi sosok kutu buku yang menyenangkan seperti Peter. Inilah yang dimanfaatkan oleh pihak rumah produksi, yakni menghadirkan karakter yang benar-benar berbeda dengan cara unik dan menghadirkan dunia lain. Ini adalah cara terbaik untuk memperkenalkan karakter baru di dunia superhero laba-laba.

Seni di balik Spider-Gwen juga bergaya unik. Ini membuatnya sebagai karakter yang sempurna untuk memainkan peran dengan gaya animasi. Ya, film Spider-Gwen ini akan memulai cerita di dunia animasi sebelum (mungkin) akhirnya dibuat versi live-action-nya. Film ini nantinya bisa menjadi dasar dari pembuatan film live-action jika antusiasme penggemar sangat tinggi.

Jadi, bagi Anda penggemar film alam semesta Marvel terutama Spider-Man, kehadiran Spider-Gwen ini bisa memberikan rasa baru. Karakternya lebih unik, gayanya lebih stylish dan mengikuti generasi milenial saat ini. Bukan tidak mungkin jika film ini akan laris di pasaran. Kita tunggu saja tanggal rilis film Spider-Gwen yang saat ini sedang dikerjakan.

‘WONDER WOMAN 2’ Pastikan Rilis 1 November 2019

Tak bisa dipungkiri kalau WONDER WOMAN adalah film tersukses dan terbaik yang pernah dirilis Warner Bros dalam semesta DC Extended Universe (DCEU). Berstatus sebagai film superhero terlaris 2017, WONDER WOMAN meraup USD 412,6 juta (sekitar Rp 5,8 triliun) dalam peredarannya secara domestik di Amerika saja. Tanpa banyak berpikir, petinggi Warner Bros pun memberi izin untuk proyek sekuel yang masih dibintangi Gal Gadot itu.

 

Memasang jadwal tayang 1 November 2019, WONDER WOMAN 2 kembali menggaet Patty Jenkins untuk duduk di bangku sutradara. Jika dalam film pertama Diana Prince melawan Ares (David Thewlis), kali ini dirinya akan berharapan dengan musuh baru yakni Cheetah. Bicara soal tokoh Cheetah, dalam semesta DC ada empat inkarnasi berbeda soal karakter itu.

 

Memiliki banyak inkarnasi, Cheetah dalam WONDER WOMAN 2 diduga kuat bakal mengambil latar belakang karakter Barbara Ann Minerva, antropolog asal Inggris. Minerva dikisahkan melakukan perjalanan ke hutan di Amerika dan menjalani ritual kuno sehingga mendapat kekuatan Cheetah. Kendati DC masih menyimpan rapat-rapat kisah filmnya, diduga kuat jika WONDER WOMAN 2 akan  bersetting tahun 1980 di masa Perang Dingin. Bukan tak mungkin kalau Chris Pine kembali jadi Steve Trevors dalam sekuelnya.

 

Emma Stone Diincar Jadi Musuh Wonder Woman

 

Setelah mendapatkan Cheetah sebagai musuh baru Wonder Woman, tugas selanjutya justru pada aktris siapakah sosok penjahat itu diperankan. Tak main-main, pemeran Gwen Stacy dalam dua installmentTHE AMAZING SPIDER-MAN yakni Emma Stone disebut akan jadi Cheetah. Namun rupanya aktris cantik peraih Oscar itu menolaknya sehingga rumor berpindah ke komedian Kristen Wiig.

 

Meskipun dikenal sebagai komedian, perempuan berusia 44 tahun itu sudah terlibat dalam 45 judul film selama 15 tahun terakhir. Bahkan Wiig juga menjadi pengisi suara film-film animasi terkenal seperti jadi Ruffnut Thorston dalam HOW TO TRAIN YOUR DRAGON (2010), Miss Hattie dalam DESPICABLE ME (2010) atau jadi karakter Herald dalam MOTHER! (2017).

 

Kalau memang Wiig yang terlibat, maka bukan tak mungkin DCEU bakal memberikan kejutan lagi. Bisa saja Warner dan DC menyulap Wiig dari komedian jadi aktris ikonik akan perannya seperti yang dialami Danny DeVito sebagai Penguin di BATMAN RETURNS atau Michael Keaton sebagai Batman, seperti dilansir Nerdist.

 

‘WONDER WOMAN 2’ Bakal Selamatkan Harga Diri DCEU

 

Tak bisa dipungkiri jika film ensemble superhero pertama mereka, JUSTICE LEAGUE (2017) dianggap sebagai film terburuk yang pernah dirilis Warner Bros dan DCEU. Bukan hanya lemah di box office, film itu juga banjir hujatan. Namun rumor terbaru muncul bahwa rupanya Warner Bros sejatinya tahu jika JUSTICE LEAGUE bakal gagal total. Revenge of the Fans bahkan menyebut kalau petinggi Warner sudah tahu filmnya bakal gagal setelah keluarnya Zack Snyder dan digantikan oleh Joss Whedon. Cukup aneh karena Whedon pernah jadi otak di balik THE AVENGERS (2012) milik MCU, pesaing DCEU.

 

Kendati box office JUSTICE LEAGUE tak menggembirakan, Co-Chief dan Presiden DC Entertainment yakni Geoff Johns serta Diane Nelson tetap optimis akan masa depan DCEU. Bersiaplah akan ada lima film judi togel online yang segera dirilis Warner Bros. Kelima film itu adalah AQUAMAN (21 Desember 2018), SHAZAM! (5 April 2019), WONDER WOMAN 2, CYBORG (3 April 2020) dan GREEN LANTERN CORPS (24 Juli 2020). Jadi, DCEU masih siap bersaing dengan MCU!