Durasi Avengers: Infinity War lebih pendek dibandingkan Lord of The Rings

Menjelang perilisan film Avengers: Infinity War publik semakin banyak berspekulasi, termasuk tentang durasi film tersebut yang konon akan cukup panjang bila disimpulkan dari trailer-nya yang telah dipublikasikan beberapa waktu yang lalu. Salah satuny adalah adanya adegan pertempuran di Wakanda serta di luar angkasa untuk mengalahkan Thanos.

 

Para fans sendiri berharap bahwa seri The Avengers kali ini akan berdurasi hingga 3 jam sebagaimana film fantasi The Lord of the Rings. Bila Anda tergolong yang setuju sepertinya akan agak kecewa. Sebagaimana yang dipublikasikan oleh Comic Book hari minggu kemarin, durasi film geng superhero yang telah kita nanti-nantikan ini adalah 2 jam 30 menit.

 

Film Marvel yang paling panjang

Walaupun kurang memenuhi ekspektasi penggemar tapi film Infinity War ini adalah film dengan durasi paling panjang produksi Marvel Studios, franchise Marvel Cinematic Universe. Berada di posisi kedua adalah Captain America: Civil War dengan durasi 147 menit.

 

Film yang akan dirilis pada 4 Mei 2018 ini adalah salah satu film puncak pada kisah waralaba jagat Marvel. Yang unik pada film tersebut penonton akan disuguhi narasi asal mula para superhero, mulai dari Iron Man hingga Black  Panther. Sekuel film ini, yaitu Avengers 4 rencananya akan dilanjutkan untuk diluncurkan pada 3 Mei 2019.

 

Video baru Avengers Infinity War

Anda tentu sudah tahu bahwa video trailer film Avengers: The Infinity War telah dipublikasikan pada ajang Super Bowl. Video dengan durasi ½ menit tersebut hingga saat ini masih menjadi pembicaraan para fans Judi Bola Sbobet apalagi dengan tayangnya berbagai scene baru. Untuk mengingatkan Anda inilah beberapa hal tak terduga dari video tersebut.

 

  1. Pada trailer film tersebut ada karakter superhero yang tak tampak batang hidungnya, dan mereka adalah Ant-Man serta Hawkey.

 

  1. Saat tengah bersama Scarlet Witch terlihat bahwa vision menampakkan wujud sebagai manusia seutuhnya. Diceritakan ia juga dapat mengalami cedera saat beraksi bersama Black Widow dan Captain America, padahal semestinya itu tak mungkin terjadi mengingat ia adalah android.

 

  1. Pada video tersebut juga terlihat ada sosok misterius di belakang Captain America saat ia bersama Black Widow dan Vision. Publik pun beramai-ramai memprediksi bahwa sosok tersebut adalah Falcon, Winter Soldier, Scarlet Witch, hingga Captain Marvel.

 

  1. Marvel tak segan memamerkan kehadiran Captain America setelah ia melepaskan sebutan tersebut sambil memegang perisai baru. Di sisinya ada Black Panther serta perisai tersebut terlihat mempunyai corak Negara Wakanda yang khas, Negara fantasi kecil di benua Afrika namun diwarnai kecanggihan teknologi yang tak terbayangkan.

 

  1. Tak hanya tameng Captain America, Tony Stark juga tak kalah dalam hal teknologi baru, termasuk kostum Iron Man miliknya yang telah diperbarui menggunakan teknologi nano. Dengan begitu Tony dapat memunculkan kostumnya kapan pun serta langsung mengenakannya.

 

  1. Pada bagian akhir banyak yang terkejut menyaksikan wajah Thanos yang terluka seperti terkena sabetan cakar. Beberapa orang bahkan menduga itu adalah perbuatan Wolverine. Ini tentu saja agak mustahil mengingat Wolverine adalah “milik” Fox walaupun berawal dari komik yang sama. Teori tentang luka tersebut juga diduga berasal dari perisai Captai America atau cakar T’Challa. Sebenarnya bila dicermati dengan teliti Thanos telah memiliki luka tersebut pada trailer perdana film ini.

 

Nah, apakah Anda mempunyai teori sendiri tentang film The Avengers: Infinity War ini?

Review Singkat Insidious: The Last Key

Siapa yang tak kenal dengan film horor Hollywood Insidious? Pastinya Anda para penggemar film horor sudah tidak asing lagi dengan film ini. Beberapa waktu yang lalu tepatnya pada tahun 2015, Insidious Chapter 3 sudah tayang di Indonesia. Mungkin bagi Anda yang merasa film ini tidak memuaskan, bisa mencoba untuk menonton yang selanjutnya. Ya, benar kini Anda bisa menikmati  Insidious: The Last Key di bioskop-bioskop dewa poker kesayangan Anda. Pasalnya kekecewaan Anda akan terobati dengan film ini.

Orang di balik Layar yang Sama

Sama seperti film Insidious yang sebelumnya, masih juga James Wan dan juga Leigh Whannell yang menelurkan kisah ini. Mereka nampaknya benar-benar bekerja keras untuk serial sekuel dari Insidious ini. Bisa dibilang bahwa film yang kali ini adalah kelanjutan dari babak ketiga kisah Insidious ini.

Namun ada yang berbeda dari serial yang satu ini. Tidak seperti sekuel-sekuel yang sebelumnya di mana diterapkan kata ‘babak’ atau dalam bahasa Inggris ‘chapter’, seri keempat dari Insidious ini pasalnya memiliki tajuk yang berbeda yakni The Last Key.

Dalam film ini, ada unsur horor yang mana dikombinasi dengan imaji kriminal. Dan nampaknya film ini akan menjadi kunci yang mana menghubungkan kompleksitas serial dari film Insidious. Ditambah lagi Wan dan Whannell pun mencoba untuk mengembalikan kembali aroma horor yang mana sudah lama membekas sejak penonton menonton seri Insidious di babak yang pertama.

Sebelum mulai kisah dari The Last Key, pasalnya Whannell yang mana kembali duduk dan juga fokus untuk menuliskan kisah horor ini. Dan kisah horornya memang singkat namun tetap mengena. Gambaran singkat tersebut adalah gambaran singkat dari satu kejadian yang ada di kota di New Mexico bernama Kota Five Keys. Setting waktunya sendiri pada saat itu adalah pada tahun 1950an.

Kisah di Insidious: The Last Key

Gambaran kehidupan itu berlatarkan sebuah lembaga pemsyarakatan. Di rumah sipir lapas itu lah seorang anak kecil perempuan punya kehidupan yang sangat rumit dikarenakan kemampuan istimewanya yakni bisa melihat makhluk halus.

Setelah cukup bisa menggambarkan sebuah kisa hb yang mana menguras emosi karena memilukan dan pastinya menegangkan, bahkan pada 10 menit awal dari Insidious: The Last Key ini Whannell dan juga sutradara fim ini, Adam Robitel pasalnya melempar para penontonnya ke era tahun 2010-an.

Pada era ini, Elise Rainer yang diperankan oleh Lin Shaye sebagai seorang cenayang pun kembali aktif membuka jasanya yakni memberikan bantuan terhadap beberapa gangguan makhluk halus sesudah ia mendapatkan kembali pengalaman kasuk ke The Further lagi pada film Insidious Chapter 3.

Akan tetapi Elise dalam film ini pasalnya tidak sendiri karena ia dengan duo sahabat yang setia menemaninya. Mereka adalah dup sahabat, Tucker yang diperankan oleh Angun Sampson dan sang penelur cerita Insidious: The Last Key, Leigh Whannell yang memerankan Specs. Kedua pria ini lah yang bisa menjadi pewarna di film ini karena kadang mereka bertingkah sangat konyol. Mereka resmi bergabung dengan Elise yang membuka jasa menghadapi gangguan-gangguan yang ghaib.

Di film Insidious: The Last Key ini semuanya nampak sangat normal sampai sebuah telepon yang meminta bantuan membuat Elise menghadapi masa lalunya kembali demi masa depannya. Perannya di film ini pun semakin dominan sejak dirinya ada di Insidious Chapter 3. Bahkan di film ini bisa dipertegas bahwa film ini tentang Elise yang menjadi kunci penting dalam serial Insidious.